Kamis, 12 Januari 2012

Pentingnya Pembentukan Karakter Di Sekolah

Pembentukan karakter adalah sebuah proses yang dapat mempengaruhi pengembangan diri  seseorang. Beberapa pembentukan karakter tersebut adalah perilaku, penguasaan emosi, sikap mental, pola pikir, cara pandang, hubungan/interaksi dengan sosial, keterampilan dan karakter- karakter lainnya yang memang sangat dibutuhkan sebagai manusia agar dapat berhasil. Pembentukan karakter adalah sebuah proses yang sangat penting dalam fase/ tahap perkembangan manusia. Agar pembangunan karakter berjalan dengan optimal dan baik adalah pembangunan karakter yang dimulai sejak usia dini. Obin Taryana dan Daddy Rinaldi guru dari SD Bina Talenta mengatakan bahwa “karakter terbentuk dari proses meniru yaitu melalui proses melihat, mendengar dan mengikuti, maka karakter, sesungguhnya dapat diajarkan secara sengaja. Oleh karena itu seorang anak bisa memiliki karakter yang baik atau juga karakter buruk tergantung sumber yang ia pelajari atau sumber yang mengajarinya”. Banyak faktor yang dapat memberikan pengaruh besar terhadap pembentukan karakter seseorang . Salah satu tempat yang dapat meningkatkan dan membentuk karakter yang baik adalah di sekolah. Meningkatkan pembentukan karakter di sekolah sangat penting karena beberapa alasan.
            Alasan pertama adalah karena peran guru di sekolah yang dapat memberikan sebuah rangsangan dan dorongan sehingga mereka akan selalu tertarik dan memiliki rasa penasaran dalam belajar. Di sekolah guru akan selalu memberikan motivasi bagi murid- muridnya untuk selalu memiliki semangat dalam meraih prestasi. Kita beranggapan jika seseorang mempunyai karakter yang baik maka dia akan menjadi seseorang yang berhasil dalam kehidupannya. Serta peran guru adalah sebagai teladan yang memang sering dicontoh oleh para murid. Yang menjadi bahan pertimbangan adalah bagaimana cara guru dalam mengajar atau model pembelajaran seperti apa yang mereka terapkan sehingga murid tidak hanya menyukai pelajaran apa yang guru ajarkan namun  dapat membentuk karakter yang baik pada murid. Tingkat persaingan di sekolah yang mempunyai standart tertentu sehingga karakter positif murid dapat terbentuk yaitu ingin dan berusaha untuk meraih bahkan melampaui standart tersebut yang dapat memicu perkembangan keterampilan dan bakat murid. Namun yang harus ditekankan dalam berkompetisi adalah harus adanya kejujuran, sportif, disiplin dan tertib agar karakter yang terbentuk karakter positif. Peran guru dalam pembentukan karakter di sekolah memberikan pengaruh besar yang berkaitan dengan kehidupan murid karena tidak hanya mengajarkan murid untuk berprestasi dibidang akademik namun juga dibidang non akademik. Serta dapat terbentuknya karakter positif seperti mengatur emosi dan belajar bagaimana tata krama yang baik untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar (sosial). Karena pada dasarnya karakter juga meliputi perasaan dan emosi.
            Alasan kedua adalah pembentukan karakter di sekolah lebih terprogram karena adanya inovasi cara/metode pola asuh dalam membentuk karakter yang berkualitas. Seperti adanya diskusi, ceramah, praktek, simulasi, dan evaluasi. Dengan adanya program sekolah yang disediakan tersebut maka akan menjadikan perilaku, penguasaan emosi, sikap mental, pola pikir, cara pandang, hubungan/interaksi dengan sosial, keterampilan menjadi mandiri karena murid akan belajar secara individu maupun dalam kerja tim. Fasilitas- fasilitas yang disediakan oleh sekolah juga mendukung dalam pengembangkan bakat dan keterampilan murid. Contohnya disediakannya kegiatan ekstra kurikuler menari, futsal, basket, paduan suara, pramuka,band dan lain sebagainya. Menurut Howard Gardner “seseorang memiliki peluang yang sangat besar untuk berhasil dalam hidupnya, bila tiga dari tujuh talentanya dapat berkembang dengan baik”. Dan adanya pelajaran bimbingan konseling yang memang sengaja disediakan karena pelajaran tersebut akan memberikan manfaat besar yang dapat membimbing perilaku murid karena fakta yang terjadi adalah sekolah dapat membantu melakukan perbaikan terhadap kegagalan keluarga dalam mengembangkan karakter murid. Pembentukan karakter di sekolah tidak hanya ditekankan kepada kognitif saja namun psikomotorik dan afektif juga dilihat sebagai penyusun karakter yang sanagt penting. Maka dari itu pembentukan karakter di sekolah akan dapat membentuk suatu karakter yang baik. Namun peran orang tua juga dibutuhkan sebagai pembimbing dan pengawas ketika di rumah agar proses pembentukan karakter dapat berjalan baik. Yang terpenting adalam membentuk karakter seseorang.
            Alasan ketiga adalah sikap yang terbentuk sangat berkaitan dengan kehidupan keseharian. Pembentukan karakter disekolah akan di implementasikan atau dipraktikkan langsung di rumah atau lingkungan sosial. Maka dari itu kualitas sekolah dalam pembentukan karakter akan menentukan seperti apa karakter yang akan dibentuk. Ilmu dari proses melihat dan mendengar akan diikuti dan ditiru murid yang telah diberikan oleh guru dan fasilitas yang disediakan oleh sekolah.
            Kesimpulannya adalah pembentukan karakter di sekolah sangat penting karena pembentukan karakter tersebut adalah perilaku, penguasaan emosi, sikap mental, pola pikir, cara pandang, hubungan/interaksi dengan sosial, keterampilan dan karakter- karakter lainnya yang memang sangat dibutuhkan sebagai manusia agar dapat berhasil. Serta adanya peran guru dan berbagai fasilitas yang mendukung dan membantu pembentukan karakter dengan baik dan optimal. Apalagi inovasi/cara dan metode dalam membentuk suatu karakter akan meningkatkan keterampilan. Sekolah juga mengkaitkan ilmu yang dipelajari terhadap lingkungan sosial sehingga ilmu yang telah didapat dipraktikan dan diimplementasikan.
           

0 komentar:

Posting Komentar

About me

Foto saya
Seseorang yang ingin menyumbangsihkan dan memberikan kontribusi kepada pendidikan di Indonesia.

Follow me please :D